Minggu, 30 Juni 2013

KASUS 10-2

kasus 10-2

Penyelesaian Kasus 10.2
Menganalisis Kinerja Anak Perusahaan Luar Negeri Di Dunia Dengan Kurs Mengambang 

1.             Pendekatan Evaluasi Kinerja GE
       Tidak memiliki standar yang kaku
       Terkait dengan tujuan rencana strategis dan anggaran tahunan
     Ukuran Keuangan: 
     a) Laba dalam perusahaan afiliasi
b) ROI
-      Lebih menekankan kepada Manager :
a)  Seberapa baik manajer berhubungan dengan pemerintah, peningkatan pangsa pasar, dan keberhasilan hubungan karyawan
b) Pembagian tanggung jawab (Desentralisasi)
    Perjanjian lindung nilai internal ditanggungjawabkan pada manager lokal.
Pendekatan Evaluasi Kinerja ICI
-          Membagi ukuran kinerja menjadi 2, yaitu
      1)      Jangka panjang
Melihat arus kas yang dihasilkan & ROI
      2)      Jangka pendek
Melihat perbandingan hasil aktual dengan anggaran
-          Pembagian tanggung jawab (sentralisasi)
Manager unit dianggap bertanggung jawab terhadap apapun yang terjadi.
1.      Berikut kelemahan dan kekuatannya
Kekuatan :
ICI : Manajer melakukan penyesuaian modal kerja moneter ke dalam anggarannya, terfokus pada neraca & laporan laba rugi agregat.   Menetapkan penyesuaian biaya kini.
GE : Manajer usaha luar negeri memiliki wewenang untuk mencapai laba yang dianggarkan.
-          Manajer dapat melakukan kebijakan-kebijakan hingga melakukan kontrak forward.
-          Jika terjadi devaluasi kinerja tak terduga kinerja perusahaan afiliasi masi h diukur berdasarkan laba dollar menurut anggaran
    Kelemahan :
ICI : Model biaya kini melanggar kerangka dasar pengukuran biaya historis karena tidak berdasarkan biaya akuisisi pada awalnya, biaya juga berdasarkan hipotesis dan oleh karenanya terlalu subjektif dan sukar dilaksanakan dalam praktik. Mengabaikan perubahan daya beli umum, dan tidak mempertimbangan keuntungan dan kerugian kepemilikan pos moneter seperti utang.
Ge : Terlalu condong kepada keputusan manager. Tidak memperhitungkan kriteria-kriteria keuangan yang lebih spesifik.
2.      Pendekatan evaluasi kikerja manakah yang anda dukung dan mengapa ?

Pendekatan evaluasi yang saya sukai adalah pendekatan ICI karena lebih simple dan keseluruhan berpengaruh dengan menggunakan neracan dan laporan keungan perusahaan agar lebih terperinci.

PENETAPAN HARGA TRANSFER DAN PERPAJAKAN INTERNASIONAL

PENETAPAN HARGA TRANSFER DAN PERPAJAKAN INTERNASIONAL

Pengertian Harga Transfer
Harga transfer sering juga disebut
intracompany pricing, intercorporate pricing,interdivisional pricing  atau internal pricing
Pengertian harga transfer dapat dibedakanmenjadi dua, yaitu pengertian yang bersifat netral dan pengertian yang bersifat peyoratif.Pengertian netral mengasumsikan bahwa harga transfer adalah murni merupakan strategi dantaktik bisnis tanpa motif pengurangan beban pajak. Sedangakan motif peyoratif mengasumsikan harga transfer sebagai upaya untuk menghemat beban pajak dengan taktik,antara lain menggeser laba ke negara yang tarif pajaknya rendah
##  Tujuan yang ingin dicapai dalam harga transfer sebagai berikut:
1.Memaksimalkan penghasilan global
2.Mangamankan posisi kompetitif anak/cabang perusahaan dan penetrasi pasar.
3.Mengevaluasi kinerja anak/cabang perusahaan mancanegara.
4.Menghindarkan pengendalian devisa.
5.Mengatrol kredibilitas asosiasi.
6.Mengurangi risiko moneter.
7.Mengatur arus kas anak/cabang yang memadai.
8.Membina hubungan baik dengan administrasi setempat.
9.Mengurangi beban pengenaan pajak dan bea masuk.
10.Mengurangi risiko pengambilalihan oleh pemerintah.
  • Penentuan Harga Transfer Internasional Variabel yang Rumit
-          Faktor Pajak
-          Faktor Tarif
-          Faktor Daya Saings
-          Resiko Lingkungan
-          Faktor Evaluasi Kinerja
-          Kontribusi Akuntansi
  • Metodologi Penentuan Harga Transfer
-          Harga vs Biaya vs…..?
-          Prinsip Harga Wajar
-          Metode Harga Tidak Terkontrol yang Setara
-          Metode Transaksi Tidak Terkontrol yang Setara
-          Metode Harga Jual Kembali
-          Metode Penentuan Biaya Plus
-          Metode Laba Sebanding
-          Metode Pemisahan Laba
-          Metode Penentuan Harga Lainnya
-          Perjanjian Penentuan Harga Lajutan


Keanekaragaman Sistem Pajak Nasional
Pengelolaan yang efektif atas potensi pajak memerluka pemahaman atas sistem pajak nasional yang sangat berbeda dari suatu negara ke negara lain.
Macam-Macam Pajak
Lima macam pajak yaitu :
1. Pajak penghasilan perusahaan
2. Pajak pungutan
3. Pajak pertambahan nilai
4. Pajak perbatasan
5. Pajak transfer
  • Keanekaragaman Sistem Pajak Nasional
Macam-macam pajak :
-          Pajak Langsung, seperti Pjk Pungutan dan PPN
-          Pajak Tidak Langsung, seperti Pjk Perbatasan
-          PPh Badan , seperti Pajak Transfer
Beban Pajak
Sistem Administrasi Pajak :
-          Sistem Klasik
Pajak penghasilan perusahaan atas penghasilan kena pajak dikenakan pada tingkat perusahaan dan tingkat pemegang saham. 
-          Sistem Terintegrasi
Pajak perusahaan dan pemegang saham terintegrasi sedemikian rupa sehingga mengurangi atau mengeliminasi pengenaan pajak berganda atas pendapatan perusahaan.
Insentif Pajak LN:
-          Tax holiday
Insentif dapat berupa hibah tunai bebas pajak yang digunakan untuk biaya aktiva tetap dan proses industri baru atau pengampunan untuk membayar pajak selama beberapa periode waktu
-          Tax havens
Negar yang memiliki keistimewaan pajak khusus juga dapat dianggap sebagai surga pajak dalam waktu terbatas
Kompetisi Pajak yang Membahayakan
Harmonisasi Internasional
  • Pamajakan Terhadap Sumber Laba dari LN dan Pajak Berganda
-          Kredit Pajak LN
-          Pembatasan Kredit Pajak
-          Perjanjian Pajak
-          Pertimbang Mata Uang Asing
  • Definisi Perencanaan Pajak
-          Pertimbangan Organisasi
-          Perusahaan LN yang dikendalikan dan Laba Subbagian F
-          Induk Perusahaan di LN
-          Perusahaan Penjualan LN
-          Keputusan Pendanaan
-          Penggabungan Kredit Pajak
-         L Aokasi Akuntansi Biaya
-        Lokasi dan Penentuan Harga Transfer

Faktor Pajak
Kecuali jika dibatalkan oleh undang-undang, laba perusahaan dapat ditingkatkan dengan menentukan harga tranfer untuk mengalihkan laba dari anak perusahaan yang terdapat di negara-negara dengan tarif pajak tinggi ke anak perusahaan yang berdomisili di negara-negara dengan tarif rendah.
Pada  dasarnya   menentukan  bahwa transfer antar perusahaan didasarkan pada harga transaksi wajar. Harga transaksi yang wajar merupakan harga yang akan  diterima oleh pihak-pihak tidak berhubungan istimewa untuk barang-barang yang sama atau serupa yng dapat diterima adalah
1. metode penentuan harga tidak terkontrol yang sebanding
2. metode penentuan harga jual kembali
3. metode penentuan harga biaya plus dan
4. metode penilaian harga lainnya.
Pada praktik penetapan harga transfer dan perpajakan internasional kebanyakan bukti empiris praktik harga transfer didasrkan pada survey lapangan. Karena kebijakan penentuan harga perusahaan sering kali dianggap sebagai sesuatu yang wajib dilakukan, maka survey tersebut harus diinterprestasikan secara hati-hati. Adapun langkah langkah yang membantu penentuan harga transfer:

Analisislah resiko yang dihadapi, fungsi yang dijalankan oleh perusahaan afiliasi dan faktor-faktor penentu ekonomi dan legal yang mempengruhi penentuan harga. Identifikasikanlah dan analisislah perusahaan dan transaksi yang dijadikan sebagai acuan. Dokumentasikanlah alasan-alasan dibuatnya penyesuaian. Dan kita bandingkan hasil keuangan perusahaan yang sebanding dengan pihak pembayaran pajak.

MANAJEMEN RESIKO KEUANGAN

MANAJEMEN RESIKO KEUANGAN

Manajemen risiko adalah suatu pendekatan terstruktur/metodologi dalam mengelola ketidakpastian yang berkaitan dengan ancaman, suatu rangkaian aktivitas manusia termasuk: Penilaian risiko, pengembangan strategi untuk mengelolanya dan mitigasi risiko dengan menggunakan pemberdayaan/pengelolaan sumberdaya. Strategi yang dapat diambil antara lain adalah memindahkan risiko kepada pihak lain, menghindari risiko, mengurangi efek negatif risiko, dan menampung sebagian atau semua konsekuensi risiko tertentu.untuk mengelolanya dan mitigasi risiko dengan menggunakan pemberdayaan/pengelolaan sumberdaya. Strategi yang dapat diambil antara lain adalah memindahkan risiko kepada pihak lain, menghindari risiko, mengurangi efek negatif risiko, dan menampung sebagian atau semua konsekuensi risiko tertentu.
Pentingnya Manajemen Resiko Keuangan :
1. Pertumbuhan jasa manajemen resiko yang cepat menunjukan bahwa manajemen dapat meningkatkan nilai perusahaan dengan mengendalikan resiko keuangan.
2. Adanya harapan yang besar dari investor pihak-pihak berkepentingan lainya, agar manajer keuangan mampu mengidentifikasikan dan mengelola resiko pasar yang dihadapi secara aktif.
##   Tujuan Manajemen Risiko
Tujuan utama manajemen risiko keuangan adalah untuk meminimalkan potensi kerugian yang timbul dari perubahan tak terduga dalam harga mata uang, kredit, komoditas, dan ekuitas. Resiko volatilitas harga yang dihadapi ini disebut dengan resiko pasar.
Meskipun volatilitas harga atau tingkat, akuntan manajemen perlu mempertimbangkan resiko lainnya:
(a) risiko likuiditas, timbul karena tidak semua produk manajemen dapat diperdagangkan secara bebas,
(b) diskontinuitas pasar, mengacu pada risiko bahwa pasar tidak selalu menimbulkan perubahan harga secara bertahap,
(c) risiko kredit, merupakan kemungkinan bahwa pihak lawan dalam kontrak manajemen risiko tidak dapat memenuhi kewajibannya,
(d) risiko regulasi, adalah risiko yang timbul karena pihak otoritas public melarang penggunaan suatu produk keuangan untuk tujuan tertentu,
(e) risiko pajak, merupakan risiko bahwa transaksi lindung nilai tertentu tidak dapat memperoleh perlakuan pajak yang diinginkan, dan
(6) risiko akuntansi, adalah peluang bahwa suatu transaksi lindung nilai tidak dapat dicatat selain bagian dari transaksi yang hendak dilindung nilai.
##         Peranan Akuntansi
Akuntan manajemen membantu dalam mengidentifikasikan eksposur pasar, mengkuantifikasi keseimbangan yang terkait dengan strategi respons risiko alternatif, mengukur potensi yang dihadapi perusahaan terhadap risiko tertentu, mencatat produk lindung nilai tertentu dan mengevaluasi efektivitas program lindung nilai.
a. Identifikasi Risiko Pasar
Kerangka dasar yang bermanfaat  untuk mengidentifikasikan berbagai jenis risiko market yang  berpotensi dapat disebut sebagai pemetaan risiko. Kerangka ini diawali dengan pengamatan atas hubungan berbagai risiko pasar terhadap pemicu nilai suatu perusahaan dan pesaingnya. Dan biasanya disebut sebagai kubus pemetaan risiko. Istilah pemicu nilai mengacu pada kondisi keuangan dan pos-pos kinerja operasi keuangan utama yang mempengaruhi nilai suatu perusahaan. Risiko pasar mencakup risiko kurs valuta asing dan suku bunga, serta risiko harga komoditas dan eukuitas. Dimensi ketiga dari kubus pemetaan risiko, melihat kemungkinan hubungan antara risiko pasar dan pemicu nilai untuk masing-masing pesaing utama perusahaan.
b. Menguantifikasi Penyeimbangan
Peran lain yang dimainkan oleh para akuntan dalam proses manajemen risiko meliputi proses kuantifikasi penyeimbangan yang berkaitan dengan alternatif strategi respons risiko. Akuntan harus mengukur manfaat dari lindung dinilai dan dibandingkan dengan biaya plus biaya kesempatan berupa keuntungan yang hilang dan berasal dari spekulasi pergerakan pasar
c. Manajemen Risiko di Dunia dengan Kurs Mengambang
Risiko kurs valuta asing (valas) adalah salah satu bentuk risiko yang paling umum dan akan dihadapi oleh perusahaan multinasional. Dalam dunia kurs mengambang, manajemen risiko mencakup :
1)      antisipasi pergerakan kurs,
2)      pengukuran risiko kurs valuta asing yang dihadapi perusahaan,
3)      perancangan strategi perlindungan yang memadai, dan
4)      pembuatan pengendalian manajemen risiko internal.
##       Peramalan atas Perubahan Kurs
Informasi yang sering kali digunakan dalam membuat peramalan kurs (yaitu depresiasi mata uang) berkaitan dengan perubahan dalam faktor-faktor berikut ini :
§  Perbedaan Inflasi (inflation differential). Kebijakan moneter (monetery policy)
§  Neraca Perdagangan (balance of trade)
§  Neraca pembayaran (balance of payment)
§  Cadangan moneter dan kapasitas utang luar negeri (international monetary reserve and debt capacity)
§  Anggaran nasional (national budget)
§  Kurs forward (forward exchange quotations)
§  Kurs tidak resmi (unofficial rates)
§  Perilaku mata uang terkait (behavior of related currencies)
§  Perbedaan suku bunga (interest rate differentials)
§  Harga opsi ekuitas luar negeri (foreign equity option prices)
##     Mendefinisikan dan menghitung resiko translasi dan menghitung resiko transaksi.
Potensi terhadap risiko valuta asing timbul apabila perubahan kurs valas juga mengubah nilai aktiva bersih, laba, dan arus kas suatu perusahaan. Pengukuran akuntansi tradisional terhadap potensi risiko valas ini berpusat pada 2 jenis potensi risiko, yaitu translasi dan transaksi.
a. Potensi Resiko Translasi
Potensi risiko translasi mengukur pengaruh perubahan kurs valas terhadap nilai ekuivalen mata uang domestic atas aktiva dan kewajiban dalam mata uang asing yang dimiliki oleh perusahaan. Karena jumlah dalam mata uang asing umumnya ditranslasikan ke dalam nilai ekuivalen mata uang domestic untuk tujuan pengawasan manajemen atau pelaporan keuangan eksternal, pengaruh translasi ini menimbulkan dampak langsung terhadap laba yang dilaporkan. Aktiva atau kewajiban dalam mata uang asing menghadapi potensi resiko kurs jika suatu perubahan dalam kurs menyebabkan nilai ekuivalen dalam mata uang induk perusahaan berubah.
b. Potensi Risiko Transaksi
Potensi Risiko transaksi berkaitan dengan keuntungan dan kerugian nilai tukar valuta asing yang timbul dari penyelesaian transaksi yang berdenominasi dalam mata uang asing. Tidak seperti keuntungan dan kerugian translasi, keuntungan dan kerugian transaksi memiliki dampak langsung terhadap arus kas.
Kontrol pusat terhadap keseluruhan potensi risiko mata uang suatu perusahaan masih dimungkinkan. Agar terlaksana, masing-masing perusahaan afiliasi luar negeri harus mengirimkan laporan potensi risiko multi mata uang kepada kantor pusat perusahaan secara terus menerus. Sekali potensi risiko telah digabungkan berdasarkan mata uang dan negara,  perusahaan dapat melakukan kebijakan lindung nilai terkoordinasi secara terpusat untuk menghilangkan kerugian potensial.
##        Mengetahui strategi perlindungan nilai tukar dan perlakuan akuntansi yang diperlukan
1.    Strategi Perlindungan
-          Lindung Nilai Neraca
Dapat mengurangi potensi resiko yang dihadapi perusahaan dalam menyesuaikan tingkatan dan nilai denominasi moneter aktiva dan kewajiban perusahaan yang terpapar.
-          Lindung Nilai Operasional
Bentuk perlindungan resiko ini berfokus pada variabel – variabel yang mempengaruhi pendapatan dan beban dalam mata uang asing.
-          Lindung Nilai Struktural
Lindung nilai ini mencakup relokasi tempat manufaktur untuk   mengurangi potensi risiko yang dihadapi perusahaan.
-          Lindung Nilai Kontraktural
Lindung nilai kontraktural ini memberikan fleksibilitas yang lebih besar kepada para manajer dalam mengelola potensi risiko valuta asing yang dihadapi.
1.    Akuntansi Untuk Produk Lindung Nilai
Merupakan kontrak atau instrumen keuangan yang memungkinkan penggunaannya untuk meminimalkan, menghilangkan, atau paling tidak mengalihkan resiko pasar pada pundak pihak lain.
Produk ini mencakup antara lain Contract Forward, future, SWAP, dan Opsi mata uang.
-          Contract Forward Valas
Merupakan perjanjian untuk mengirimkan atau menerima jumlah mata uang tertentu yang dipertukarkan dengan mata uang domestik, pada suatu tanggal di masa mendatang.
-          Future Keuangan
Merupakan komitmen untuk membeli atau menyerahkan sejumlah mata uang asing pada suatu tanggal tertentu di masa depan dengan harga yang ditentukan.
-          Opsi Mata Uang
Memberikan hak kepada pembeli untuk membeli (call) atau menjual (put) suatu mata uang dari pihak penjual (pembuat) berdasarkan harga (eksekusi) tertentu pada atau sebelum tanggal kadaluwarsa (eksekusi) yang telah ditentukan.
-          SWAP Mata Uang
Mencakup pertukaran saat ini dan dimasa depan atas dua mata uang yang berbeda berdasarkan kurs yang telah ditentukan sebelumnya.
SWAP mata uang memungkinkan perusahaan untuk :

-          Mendapatkan akses terhadap pasar modal yang sebelum tidak didapat diakses dengan biaya yang relatif rendah.